Rabu, 04 Desember 2013

Hastag No Offense



Lagi-lagi, semua adalah hak pribadi. Bagaimana seseorang menyikapi dan mempergunakan nikmat Tuhan. Termasuk media sosial. Mau explore privasi terlalu dalam? silahkan, mau bagi-bagi ilmu? Masuk itungan kebaikan, tapi bagaimana jika media sosial yang sudah menjamur dewasa ini menjadi pembelok jati diri? Pembelok jati diri? Em… gak jarang kan lihat betapa berbedanya beberapa orang dalam media sosial dibangding kenyataan. Betapa mereka begitu terkenal, betapa mereka begitu aktif dan doyan bercuap melalui sebuah media sosial, kemudian seketika diam bahkan ketika dihadapan sebuah kelompok yang sebenarnya mereka paham, kelompok itu membutuhkan suara mereka sebenarnya, membutuhkan pendapat mereka untuk menghadapi suatu masalah.dan tetoooooot, mengapa keaktifan mereka mendadak hilang? Barangkali semuanya tak pernah jadi masalah jika memang profesi dia sebagai storywriter yang membuatnya lebih banyak menulis daripada berbicara, tapi bagaimana jika sama-sama dari kalangan yang horizontal dengan kita? Sama-sama rekan kerja, rekan kuliah, dan sebagainya? Masikah bukan masalah? Jika jarak yang diperlihatkan sudah terlalu besar? Bayangkan jika… anda berada pada suatu lingkungan, bersama orang yang anda tahu ia begitu aktif, bersemangat, menulis apa saja di berbagai media, tapi begitu berkumpul dalam satu kelompok, sepatah katapun tidak?
Yap, kembali lagi, semua adalah hak pribadi, live your own life, tapi setidaknya tulisan suingkat sesingkat kualitasnya ini bukan mau menghakimi, bukan mau mengguri, cuman mau ngingetin “Kenyataan adalah selalu yang dihadapi, tapi tak selalu apa yang dibaca lingkungan”
*semoga tulisan ini bagian dari salah satu yang ditermia lingkungan*

Sabtu, 17 Agustus 2013

#MerdekaItu


Merangkum #quiztwitter dari @EM_UB2013 soal #MerdekaItu

#MerdekaItu tk hnya soal menuntut dn saling menyalahkan, tp berbuat&berubah sesuai yg kita bisa, berbuat bermanfaat. @EM_UB2013
#MerdekaItu jg tak hanya soal menuntut jaminan ini itu, tapi menjamin pasti keutuhan NKRI @EM_UB2013
#MerdekaItu tk melulu negara yg hrs menyejahterakan hidup rakyat, kalo rakyat bsa saling menyejahterakan? Indonesia bnr2 Merdeka @EM_UB2013
#MerdekaItu BEBAS yang BERTANGGUNGJAWAB! @EM_UB2013
#MerdekaItu BEBAS berkarya di negeri sendiri dan dihargai. @EM_UB2013
#MerdekaItu tk akan ada lagi BJ Habibie selanjutnya yang lebih memilih pergi ke ngara lain karna karyanya yg terabaikan negara. @EM_UB2013
#MerdekaItu menghargai karya anak bangsa biar gak pergi ya, kayak ini Gatot Koco buatan Pak Habibie
#MerdekaItu tak ada lagi wartawan yang terbunuh diduga karna tulisannya. BEBAS BERPENDAPAT.
biar #MerdekaItu tak akan ada lagi korban seperti Udin (Fuad Muhammad Syafruddin-wartawan Bernas) @EM_UB2013
#Merdekatu tak akan ada lagi Munir selanjutnya yg terbunuh sebagai aktivis HAM.
#MerdekaItu jg tak ada lagi Marsinah yang (lagi2) terbunuh ketika memperjuangkan kaum buruh seperti dirinya @EM_UB2013
Karena #MerdekaItu peduli dan ikut memerdekakan kasus2 pelanggaran hak asasi yg tak kunjung merdeka. @EM_UB2013
#MerdekaItu gak timpang otonomi daerah ya (mungkin) #agakintermezo dari tema sendiri @EM_UB2013
karena #MerdekaItu juga pembangunan yg merata seluruh wilayah @EM_UB2013 pas penjajahan semua wilayah jg ikut berjuang loooo. #jugaintermezo

source:
http://politik.kompasiana.com/2009/06/12/direktur-wartawan-dibunuh-lalu-siapa-lagi-6934.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Munir_Said_Thalib